Antisipasi Kenaikan Harga, Pemkab Bojonegoro Gelar Pasar Murah

Home / Ekonomi / Antisipasi Kenaikan Harga, Pemkab Bojonegoro Gelar Pasar Murah
Antisipasi Kenaikan Harga, Pemkab Bojonegoro Gelar Pasar Murah Antusias Ibu-ibu di Desa Pesen, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro ketika membeli pasar murah. Jumat (27/4/2018) (FOTO: Ali Shodiqin/TIMES Indonesia)

TIMESNATUNA, BOJONEGORO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Perdagangan (Disdag) Kabupaten Bojonegoro menggelar pasar murah di Desa Pesen, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, Jum'at (27/4/2018).

Recananya pasar murah ini akan berlangsung hingga 14 Mei 2018. Hal ini bertujuan untuk meringankan beban kebutuhan masyarakat, selain itu untuk menekan kenaikan harga sebelum bulan suci Ramadhan tiba.

"Biasanya menjelang Ramadhan sejumlah bahan pokok meningkat drastis. Maka dari itu, kita lakukan upaya pengendalian harga, supaya masyarakat tidak semakin terbebani," kata Rimbawan, Kepala Bidang (Kabid) Usaha dan Perdagangan Kabupaten Bojonegoro.

Dalam rangka pengendalian lonjakan harga sembako ini, Disdag Kabupaten Bojonegoro menggelar pasar murah selama 14 hari. Pasar murah tersebut dimulai dari Senin kemarin 23/4/2018

Ke setiap Desa, Rimbawa melanjutkan, akan memberikan 300 paket sembako. Setiap paket berisi 5 kilogram beras, 2 liter minyak goreng, dan 2 kilogran gula pasir.

Dirinya menjelaskan, penyaluran sembako itu, dengan memberikan subsidi terhadap ketiga paket jenis kebutuhan pokok, di antaranya subsidi Rp 2 ribu untuk 5 kg beras, Rp 2 ribu 1 kg gula pasir, dan Rp 4 ribu 2 liter minyak goreng kemasan.

"Kita memberikan subsidi sembako sebanyak 20 persen dari harga normal," jelasnya.

Pasar murah yang akan digelar ke 14 desa itu, di setiap lokasi terdiri 1,5 ton beras, 600 liter minyak goreng, dan 600 kilogram gula pasir. (*)

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com