Polres Batu Tangkap 8 Pelaku Kejahatan Narkoba

Home / Berita / Polres Batu Tangkap 8 Pelaku Kejahatan Narkoba
Polres Batu Tangkap 8 Pelaku Kejahatan Narkoba Kasat Reskoba Polres Batu, AKP Subijanto (baju putih) menunjukkan barang bukti hasil Operasi Tumpas Narkoba Semeru di Mapolres Batu. (FOTO: Adhitya Hendra/TIMES Indonesia)

TIMESNATUNA, BATUPolres Batu berhasil mengamankan 8 (delapan) orang pelaku kejahatan narkoba selama 12 hari Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2018. Barang bukti sabu-sabu dengan berat total 3,88 gram menjadi barang bukti.

Delapan pelaku yang kini menjadi tersangka, ditangkap polisi di tempat berbeda. Salah satunya ABS, 35 tahun, warga Desa Sumber Brantas Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Petani ini ditangkap bersama rekannya, YW, 35 tahun, warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Batu, di salah satu warung makan di pusat kota Batu. 

Saat ditangkap, keduanya tengah bertransaksi. Satu pocket sabu seberat 0,66 gram turut diamankan sebagai barang bukti.

Dari pengembangan kasus tersebut, jajaran Sat narkoba Polres Batu berhasil menangkap IS dan R. Keduanya merupakan warga Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Polisi berhasil mengamankan satu paket sabu seberat 0,48 gram dan dua unit ponsel.

Kasat Reskoba Polres Batu, AKP Subijanto, menambahkan, pihaknya juga berhasil menangkap empat tersangka lainnya.

"Penangkapan dilakukan pada 22 April. Salah satu tersangkanya seorang perempuan," ujarnya.

Penangkapan empat tersangka itu, berawal dari J, 40 tahun, warga Desa Giripurno, Bumiaji. Polisi menangkap di rumah tersangka pada malam hari. Barang bukti sabu seberat 0,24 gram dan satu ponsel berhasil diamankan.

Hasil pengembangan dari penangkapan J, berhasil diamankan W alias Tina, 43 tahun, warga Kelurahan Temas. W ditangkap di rumah tersangka lainnya di Desa Gunungsari, Bumiaji.

Sebanyak lima paket sabu dengan berat total 1,86 gram berhasil diamankan. Pengakuan W, sabu tersebut milik suaminya.

Bersamaan dengan penangkapan W, polisi mengamankan dua tersangka lainnya, OAP dan RWS. Keduanya warga Surabaya. Dari dua orang tersebut, berhasil disita 0,64 gram sabu, satu pipet kaca, satu alat hisap, dan satu sekrop.

Atas perbuatannya, delapan tersangka, baik pemakai maupun pengedar, dijerat dengan Undang-Undang No.35 tahun 2009 tentang Narkotika. Ancamannya hukuman penjara 4 tahun sampai 12 tahun, dengan denda minimal Rp800 juta dan maksimal Rp8 miliar.

Subijanto menegaskan, Polres Batu terus melakukan pengembangan kasus. Harapannya, peredaran narkoba di Kota Batu dapat ditekan. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com